Download AOMEI Backupper 8.4.0 untuk Windows
Download AOMEI Backupper 8.4.0 untuk Windows dan ikuti panduan lengkap mulai dari download, instalasi, membuat backup, restore sistem, cloning HDD atau SSD, hingga membuat media recovery ketika Windows mengalami masalah. AOMEI Backupper adalah software backup dan restore Windows yang dapat digunakan untuk mencadangkan file, folder, partisi, disk, dan sistem operasi. Untuk memulai, download installer AOMEI Backupper, jalankan setup, ikuti instruksi instalasi, lalu buat backup pertama setelah aplikasi terbuka. Versi terbaru yang tercatat pada changelog resmi AOMEI adalah 8.4.0, dirilis pada 18 Juni 2026.

Software ini cocok untuk pengguna rumahan, teknisi, administrator, dan bisnis yang membutuhkan Windows backup, disk imaging, system restore, disk cloning, file backup, dan disaster recovery.
Apa Itu AOMEI Backupper?
AOMEI Backupper adalah aplikasi Windows untuk melakukan backup, restore, synchronization, dan cloning pada komputer. Fungsi utamanya bukan sekadar menyalin file. Software ini dapat membuat image backup dari sistem, disk, atau partisi sehingga data dapat dipulihkan ketika terjadi kerusakan hard disk, kesalahan sistem, malware, kegagalan Windows, atau masalah lain yang menyebabkan data tidak dapat diakses.
AOMEI Backupper juga dapat digunakan untuk clone HDD ke SSD, migrasi sistem operasi, membuat media bootable, serta memulihkan komputer ketika Windows tidak dapat melakukan boot secara normal. Karena memiliki beberapa edisi, fitur yang tersedia dapat berbeda antara AOMEI Backupper Standard, Professional, Server, Technician, dan Technician Plus.
AOMEI Backupper 8.4.0 Terbaru
Pada versi ini, AOMEI melakukan beberapa peningkatan penting, termasuk kemampuan untuk melakukan reset System Security Identifier (SID) ketika melakukan system atau system-disk clone dan restore. Hal tersebut ditujukan untuk membantu menghindari konflik network dan permission setelah sistem dipindahkan atau digunakan pada beberapa komputer.
Versi 8.4.0 juga menampilkan transfer speed dan estimated time remaining secara real-time pada halaman detail task. Selain itu, terdapat sejumlah optimasi dan perbaikan masalah pada backup task, destination path, dan antarmuka aplikasi. Sebelumnya, versi 8.3.0 menambahkan Ransomware Protection untuk mendeteksi dan memblokir perubahan file yang tidak sah secara real-time.

Download AOMEI Backupper
Jika Anda mencari AOMEI Backupper download, pilih installer yang sesuai dengan edisi dan kebutuhan Windows Anda. Untuk penggunaan pribadi, AOMEI Backupper Standard merupakan edisi gratis yang ditawarkan AOMEI. Sementara itu, Professional menyediakan kemampuan tambahan untuk pengguna yang membutuhkan fungsi backup, restore, sync, dan clone yang lebih lengkap.
Jika halaman Bagas31 menyediakan paket tertentu, pastikan informasi versi pada tombol download sama dengan informasi versi pada artikel.
Sebelum menjalankan installer:
Pastikan download selesai sepenuhnya.
Periksa ukuran file dan nama installer.
Jika file dikompresi, extract terlebih dahulu.
Simpan installer pada folder yang mudah ditemukan.
Pastikan tersedia ruang penyimpanan yang cukup.
Jangan menjalankan dua installer AOMEI Backupper secara bersamaan.
Catatan: jangan menganggap semua file yang menggunakan nama “AOMEI Backupper Full” sebagai edisi resmi yang sama. Versi dan lisensi harus diperiksa berdasarkan informasi produk.
Cara Di Install AOMEI Backupper Gratis
Pertama, pilih jenis instalasi dan klik pada Next.

Kemudian, baca penawaran tersebut, pilih opsi untuk melanjutkan instalasi, dan klik pada Next.

Kemudian, jika Anda ingin memilih lokasi instalasi, klik Telusuri, jika tidak, klik pada Next.

Sekarang, klik pada Next.

Kemudian, pilih tugas instalasi tambahan dan klik pada Next.

Tunggu beberapa saat, instalasi sedang berlangsung.

Ini adalah antarmuka akhir.

Cara Backup Windows dengan AOMEI Backupper
Backup sistem merupakan salah satu fungsi paling penting AOMEI Backupper.
Untuk membuat system backup:
Buka AOMEI Backupper.
Pilih menu Backup.
Pilih System Backup.
AOMEI akan mendeteksi partisi yang diperlukan agar Windows dapat berjalan.
Tentukan lokasi penyimpanan backup.
Periksa source dan destination.
Jalankan backup.
Tunggu sampai proses selesai.
Periksa hasil backup sebelum menghapus file atau mengubah sistem.
Backup image dapat digunakan kemudian untuk melakukan restore jika Windows mengalami masalah.
Untuk perlindungan yang lebih baik, simpan backup pada drive eksternal, NAS, atau lokasi penyimpanan berbeda daripada disk sistem utama.
Cara Backup Disk dengan AOMEI Backupper
Jika Anda ingin mencadangkan seluruh hard disk, gunakan Disk Backup.
Fungsi ini berguna ketika Anda ingin membuat image dari beberapa partisi sekaligus atau menjaga salinan struktur disk.
Langkah umumnya:
Buka AOMEI Backupper.
Pilih Backup.
Pilih Disk Backup.
Pilih disk sumber.
Tentukan lokasi penyimpanan image.
Berikan nama task yang mudah dikenali.
Periksa konfigurasi.
Jalankan backup.
Pastikan destination memiliki ruang yang cukup. Ukuran image dapat berbeda tergantung jumlah data, metode kompresi, dan pengaturan backup.
Full, Incremental, dan Differential Backup
AOMEI Backupper mendukung beberapa pendekatan backup yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Full Backup membuat backup lengkap berdasarkan source yang dipilih. Metode ini membutuhkan lebih banyak ruang tetapi memberikan baseline yang mudah dipahami.
Incremental Backup menyimpan perubahan sejak backup sebelumnya yang relevan. Metode ini biasanya lebih hemat storage dan lebih cepat setelah full backup pertama.
Differential Backup menyimpan perubahan dibandingkan backup full terakhir. Ukurannya biasanya lebih besar daripada incremental ketika semakin banyak perubahan terjadi, tetapi struktur restore dapat lebih sederhana dalam skenario tertentu.
Untuk pengguna rumahan, kombinasi full backup + incremental/differential backup terjadwal dapat menjadi pendekatan yang praktis.
AOMEI Backupper untuk Clone HDD ke SSD
Salah satu alasan pengguna mencari AOMEI Backupper Professional adalah kemampuan cloning. Disk Clone dapat digunakan ketika Anda ingin memindahkan isi hard disk lama ke SSD baru.
Contoh workflow:
HDD lama → SSD baru → Clone → Periksa hasil → Boot dari SSD
Sebelum melakukan cloning:
Pastikan SSD baru terdeteksi Windows.
Backup data penting terlebih dahulu.
Periksa kapasitas destination.
Pastikan disk source dan destination tidak tertukar.
Jika destination berisi data penting, lakukan backup sebelum cloning.
Cloning dapat menimpa data pada destination, sehingga pemilihan disk harus diperiksa dengan sangat teliti.
Cara Restore Backup
Backup hanya berguna jika Anda dapat melakukan restore ketika dibutuhkan.
Untuk melakukan restore:
Buka AOMEI Backupper.
Masuk ke bagian Restore.
Cari backup image.
Pilih backup yang ingin digunakan.
Tentukan apakah ingin melakukan system, disk, partition, atau file restore.
Periksa source dan destination.
Jalankan proses restore.
Tunggu sampai proses selesai.
Restart komputer jika diminta.
Verifikasi data dan sistem.
Restore dapat mengganti data pada destination, sehingga selalu periksa target sebelum menjalankan operasi.
AOMEI Backupper Schedule Backup
Backup manual sering dilupakan.
Dengan scheduled backup, Anda dapat membuat task yang berjalan sesuai jadwal tertentu.
Contoh:
Backup setiap hari.
Backup setiap minggu.
Backup pada waktu tertentu.
Backup setelah periode tertentu sesuai konfigurasi task.
Scheduled backup sangat berguna untuk komputer yang sering membuat atau mengubah data.
Untuk dokumen kerja yang berubah setiap hari, jadwal otomatis biasanya lebih praktis daripada menunggu pengguna mengingat untuk melakukan backup secara manual.
AOMEI Backupper VSS
AOMEI Backupper menggunakan teknologi Microsoft Volume Shadow Copy Service (VSS) pada workflow yang didukung. VSS memungkinkan backup tertentu dilakukan ketika Windows dan aplikasi masih berjalan tanpa mengharuskan pengguna menutup semua program terlebih dahulu.
Ini berguna untuk komputer yang tetap harus digunakan selama proses backup. Namun, aplikasi yang sedang menulis data dalam jumlah besar tetap dapat mempengaruhi durasi dan ukuran backup.
AOMEI Backupper Ransomware Protection
Mulai versi 8.3.0, AOMEI menambahkan Ransomware Protection untuk mendeteksi dan memblokir perubahan tidak sah pada file secara real-time. Fitur tersebut menjadi salah satu peningkatan keamanan yang perlu diperhatikan pengguna yang menyimpan backup pada storage yang dapat diakses sistem. Tetap gunakan prinsip backup yang baik dan jangan bergantung pada satu lapisan perlindungan saja.
AOMEI Backupper Full Version
Keyword AOMEI Backupper full memiliki intent yang cukup jelas di GSC Anda.
Namun, “full version” dapat berarti beberapa hal:
Pengguna mencari versi dengan fitur lebih lengkap.
Pengguna mencari Professional.
Pengguna mencari Technician.
Pengguna mencari installer terbaru.
Pengguna mencari software tanpa batasan trial.
Untuk E-E-A-T, jelaskan perbedaan tersebut daripada hanya menulis “full version” berulang kali.
AOMEI Backupper Standard tersedia gratis, sedangkan edisi seperti Professional, Server, Technician, dan Technician Plus memiliki lisensi dan fitur berbeda.
System Requirements AOMEI Backupper
Kebutuhan sistem dapat berbeda berdasarkan versi dan edisi. Dokumentasi AOMEI mencantumkan kebutuhan hardware minimum seperti berikut:
Processor: sekitar 500 MHz x86 atau compatible CPU pada dokumentasi produk.
RAM: minimal 256 MB.
Storage: sekitar 300 MB ruang kosong untuk instalasi.
Input: mouse atau pointing device direkomendasikan.
Rescue media: USB dapat digunakan untuk membuat bootable media; optical drive bersifat opsional.
Operating System: Windows 7, Windows 8/8.1, Windows 10, dan Windows 11 tercantum dalam dokumentasi AOMEI.
Windows Server: dukungan server bergantung pada edisi Backupper yang digunakan.
Untuk pekerjaan modern seperti disk cloning, system imaging, backup 4K media, dan restore berukuran besar, spesifikasi minimum tersebut bukan berarti komputer akan memberikan performa optimal.
Sediakan RAM, storage, dan CPU yang memadai untuk ukuran data yang akan diproses.
Berapa Ruang yang Dibutuhkan untuk Backup?
Ukuran backup tidak sama dengan ukuran installer AOMEI Backupper.
Misalnya, installer hanya membutuhkan ratusan megabyte, tetapi image dari Windows dan aplikasi dapat membutuhkan puluhan atau ratusan gigabyte tergantung jumlah data pada source.
Sebelum membuat backup:
Periksa kapasitas destination.
Perhatikan ukuran source.
Gunakan compression jika sesuai.
Hapus file yang tidak diperlukan sebelum backup.
Jangan menyimpan backup satu-satunya pada drive source.
AOMEI Backupper Tidak Bisa Membuat Backup
Jika backup gagal:
Periksa apakah destination tersedia.
Pastikan destination memiliki ruang kosong.
Pastikan Windows dapat membaca source disk.
Periksa apakah drive mengalami error.
Jalankan AOMEI Backupper dengan permission yang sesuai.
Periksa log task.
Pastikan antivirus/security software tidak memblokir operasi.
Coba backup folder kecil untuk mengetahui apakah masalah berasal dari source tertentu.
Update AOMEI Backupper jika menggunakan build lama.
Jika backup terus gagal pada disk yang menunjukkan tanda kerusakan, prioritaskan penyelamatan data sebelum melakukan operasi berat lainnya.
AOMEI Backupper Tidak Bisa Restore
Jika restore gagal:
Pastikan backup image tidak rusak.
Gunakan Check Image jika tersedia.
Pastikan source backup dapat diakses.
Periksa target destination.
Gunakan bootable rescue media jika Windows tidak dapat boot.
Pastikan mode boot dan partition style sesuai dengan sistem.
Jangan menginterupsi proses restore yang sedang berjalan.
Untuk restore system image, sebaiknya gunakan destination yang sesuai dengan struktur sistem yang dibuat ketika backup dilakukan.
AOMEI Backupper Tidak Bisa Clone SSD
Masalah cloning dapat disebabkan oleh beberapa hal:
SSD destination terlalu kecil.
Source disk memiliki masalah filesystem.
Partition layout tidak sesuai.
Destination berisi partisi yang mengganggu proses.
Hardware connection tidak stabil.
USB-to-SATA adapter bermasalah.
Driver atau firmware storage bermasalah.
Sebelum mencoba kembali, pastikan source dan destination benar-benar benar karena operasi cloning dapat menghapus data destination.
Cara Update AOMEI Backupper
AOMEI menyediakan metode update otomatis dan manual.
Jika aplikasi mendeteksi versi baru, Anda dapat mengikuti notifikasi Update Now.
Jika notifikasi tidak muncul:
Buka AOMEI Backupper.
Buka menu aplikasi.
Pilih Help.
Pilih Check for Updates.
Jika versi baru tersedia, ikuti proses update.
AOMEI juga menjelaskan bahwa installer terbaru dapat di-download secara manual jika proses automatic update gagal.
Backup vs Clone: Apa Bedanya?
Keduanya sering dianggap sama, padahal tujuan utamanya berbeda.
Backup membuat salinan data atau image untuk digunakan ketika data asli perlu dipulihkan.
Clone membuat salinan struktur disk atau sistem ke disk lain, biasanya untuk migrasi atau upgrade storage.
Contoh:
Backup:
Windows → Backup Image → External HDD
Clone:
HDD lama → SSD baru
Jika tujuan Anda adalah memiliki cadangan untuk menghadapi kerusakan atau ransomware, gunakan backup.
Jika tujuan Anda adalah mengganti HDD dengan SSD dan ingin memindahkan sistem, gunakan clone.
Tips Backup Windows yang Lebih Aman
Jangan hanya membuat satu backup lalu menganggap data sudah aman.
Gunakan pendekatan yang lebih baik:
Simpan backup pada drive berbeda.
Buat backup secara berkala.
Gunakan jadwal otomatis untuk data yang sering berubah.
Simpan setidaknya satu salinan yang tidak selalu terhubung ke komputer.
Periksa backup image setelah dibuat.
Buat bootable rescue media terlebih dahulu.
Lakukan test restore pada data yang tidak kritis jika memungkinkan.
Jangan menghapus backup lama sebelum backup baru diverifikasi.
Untuk data yang sangat penting, pertimbangkan prinsip 3-2-1 backup: beberapa salinan data, menggunakan setidaknya dua jenis media, dengan satu salinan berada di lokasi berbeda.
FAQ AOMEI Backupper
Apakah AOMEI Backupper Professional gratis?
Tidak. Professional merupakan edisi komersial. Jika Anda hanya membutuhkan fungsi backup dasar, AOMEI menyediakan Standard sebagai opsi gratis.
Apa perbedaan AOMEI Backupper Standard dan Professional?
Standard ditujukan untuk backup dasar pengguna personal, sedangkan Professional menyediakan kemampuan tambahan untuk backup, restore, sync, dan cloning.
Apakah AOMEI Backupper bisa clone HDD ke SSD?
Ya. AOMEI Backupper menyediakan fungsi disk cloning pada edisi yang mendukungnya dan dapat digunakan untuk workflow migrasi HDD ke SSD.
Apakah AOMEI Backupper bisa clone Windows?
Ya. Edisi yang mendukung system cloning dapat digunakan untuk memindahkan sistem Windows ke storage lain.
Apakah AOMEI Backupper bisa backup Windows?
Ya. System Backup dapat digunakan untuk membuat image dari komponen sistem yang diperlukan untuk Windows.
Apakah AOMEI Backupper mendukung incremental backup?
Ya. AOMEI Backupper menyediakan beberapa metode backup termasuk full, incremental, dan differential backup sesuai edisi dan konfigurasi.
Apakah AOMEI Backupper mendukung Windows 11?
Ya. AOMEI mencantumkan Windows 11 sebagai sistem operasi yang didukung.
Apakah AOMEI Backupper bisa digunakan untuk Windows Server?
Ya, tetapi Anda harus menggunakan edisi yang mendukung Windows Server, seperti Server atau Technician Plus sesuai kebutuhan dan lisensi.
Apakah AOMEI Backupper aman untuk backup?
Software backup memiliki akses luas terhadap disk sehingga sangat penting menggunakan installer dari sumber yang dapat dipercaya dan memverifikasi file backup. Jangan memasang activator atau yang tidak diketahui sumbernya.
Apa itu AOMEI Backupper Technician Plus?
Technician Plus adalah edisi bisnis yang ditujukan untuk melindungi unlimited PCs dan servers dalam lingkungan perusahaan yang didukung serta menyediakan fungsi seperti portable version, PXE boot, dan image deployment.
Apakah AOMEI Backupper bisa membuat bootable USB?
Ya. AOMEI Backupper dapat digunakan untuk membuat bootable rescue media, termasuk menggunakan USB.
Apa perbedaan backup dan clone?
Backup membuat salinan untuk recovery, sedangkan clone membuat salinan disk atau sistem ke storage lain, biasanya untuk migrasi atau upgrade.
Kesimpulan
AOMEI Backupper 8.4.0 adalah software Windows yang menyediakan workflow lengkap untuk backup, restore, disk imaging, file backup, synchronization, disk cloning, system migration, dan recovery. Jika Anda mencari download AOMEI Backupper, pastikan Anda memilih edisi yang sesuai dengan kebutuhan, karena Standard, Professional, Server, Technician, dan Technician Plus memiliki fungsi serta lisensi yang berbeda. Setelah installer selesai di-download, jalankan setup, selesaikan instalasi, kemudian buat backup pertama pada drive tujuan yang berbeda dari source. Untuk perlindungan data yang lebih baik, jangan hanya mengandalkan satu backup; gunakan backup terjadwal, periksa image secara berkala, dan siapkan bootable rescue media sebelum komputer mengalami masalah.